Wednesday, November 5, 2014

pergaulan







Gagalnya kemandirian remaja sebagai penyebab utama meningkatnya kenakalan remaja. Hal ini disebabkan rasa ingin coba yang berakhiran candu akan hal negatif sebagai pacuan remaja menjadikan dirinya nakal yang mungkin kesadarannya saat ini adalah hal yang keren dan unik, yang tlah ngetren dimana-mana. Yang mana kesadaran ini adalah pola pikir yang masih minim yang membutuhkan bantuan dan dorongan oleh orang tuanya untuk membentuk karakter anaknya menjadi lebih baik. Sumber gambar diambil dari website badan narkotika nasional.

Ini adalah pengakuan salah seorang anggota geng motor mardirjo alias klewang di Riau yang menyebar luas ke Duri. Pola perekrutan geng motor,ungkap Adang adalah dengan menguji mental mereka yang mencoba masuk, salah satunya dengan mengadu para anggota tersebut dalam perkelahian.’’Diantara mereka yang kuat akan dijadikan panglima,’’ ucapnya. Untuk biaya operasional, selain mengumpulkan uang Rp5 ribu dari tiap anggota, tindak kriminal juga dijadikan sumber pemasukan. Salah satunya adalah dengan merampas dan menganiaya.’’Hasil rampasan baik itu handphone, uang maupun kendaraan bermotor harus dilaporkan pada ketua besar,’’ lanjutnya lagi. Sumber gambar diambil dari berita website resmi satuan brimob polda kaltim.

Mencegah hal demikian adalah hal yang amat rumit tapi bisa diatasi asalkan adanya kerja sama antar orang tua, guru, tetangga, ustadz, dan pemuka-pemuka norma kebaikan yang mau membimbing terus anaknya hingga layak di lepas tanpa dikekang lagi oleh orang tuanya. jadilah orang yang paling baik di antara orang yang terbaik. berlomba dalam kebaikan, menghilangkan rasa ingin tahu akan dunia luar (luar kontrol orang tua), dunia bebas, pergaulan bebas, dan lain-lain. yang bakal merusak norma pendidikan remaja, menganggap hal negatif itu adalah hal yang biasa dilihat orang tapi dia ingin meunjukkan hal yang luar biasa dengan melawan arus hal negatif itu menjadi positif, dan yang lebih penting lagi adalah kita hidup karna Allah, kita hidup untuk Allah, dan kita hidup Demi Allah, bukan karna dilihat orang keren, bukan karna kesenangan kita semata, bukan demi sang pujaan hati yang bakal menghancurkan kehidupan kita, melainkan itu semua karna Allah,,, tidakkah anda memiliki Tuhan???? siapa Tuhan Anda???? bagaimana anda berTuhan??? apa tujuan Hidup anda???? Jika itu semua ada kaitannya dengan Allah,,, maka berlakulah motto umat muslim Amal ma'ruf dan Nahyi Munkar...... jika khilaf, taubatlah, kembalilah kepada Allah, jika khilaf lagi taubatlah lagi,, sebagaimana anda melihat orang menyapu rumah, buat apa dia sapu kalau bakal kotor lagi, renungkan perumpamaan ini...
trimakasih,
salam Taqim.

Friday, October 3, 2014

Bismillahirrahmanirrahim.......
  Dari kejauhan kita telah mendengar bahwa mereka yang berada di tanah arab tempat para rasul, mereka yang sedang melaksanakan ibadah Haji,, kebahagian yang begitu besar yang mereka alami dimana tidak semua orang dapat pergi ke tempat tersebut,,
   Menunaikan ibadah haji adalah pelengkap ibadah dari kelima rukun Islam yang ada,,, siapa sih yang gak mau sempurna ibadahnya??? apa lagi sampai menunaikan ibadah haji, semoga mereka yang sedang melaksanakan haji berdoa agar kita yang belum pernah kesana cepat dapat panggilan dari Allah untuk melaksanakan ibadah haji,


DOAKU HARI INI......
     SEMOGA ALLAH MENDENGAR DOAKU....

YA ALLAH, SEMPURNAKANLAH IBADAH KAMI, RIDOILAH SEGALA AMAL PERBUATAN KAMI, AMPUNILAH SEGALA DOSA KAMI, SESUNGGUHNYA HANYA KEPADA ENGKAULAH KAMI MEMINTA DAN KEPADA ENGKAU PULALAH KAMI MEMOHON AMPUN, KAMI INGIN SEKALI PERGI KE TANAH PARA RASUL YA ALLAH, MELAKSANAKAN IBADAH HAJI, MENYEMPURNAKAN RUKUN KAMI, BERSERAH DIRI PADA-MU YA ALLAH, MENGHARAPKAN KERIDOANMU, WALAU HARTA KAMI TAK PUNYA, WALAU HUTANG KAMI BANYAK, WALAU KEADAA, KAMI TIDAK MEMADAI, KAMI INGIN HUTANG KAMI CEPAT LUNAS ATAS IZIN-MU YA ALLAH, KAMI INGIN DENGAN UANG YANG TAK BERNILAI DI MATA KAMI DAPAT MENGHANTARKAN KAMI KE TANAH SUCI KARNA RIDHO-MU YA ALLAH, KAMI INGIN MEMANJATKAN DOA DI DEPAN KABAH-MU YA ALLAH, MENANGIS DI DEPANNYA, BERTERIAK TAKBIR ATAS KEBESARAN-MU, MERATAPI KEBAHAGIAAN ATAS NIKMAT YANG TELAH ENGKAU BERI, MERENUNGI PENYESALAN YANG TELAH KAMI PERBUAT SEBELUMNYA, MENGHARAPKAN KEAMPUNAN YANG BESAR, KARNA DALAM LOGIKA KAMI ADALAH DOSA YANG TERLALU BANYAK SEHINGGA TIDAK TERHAPUSKAN LAGI,, ENGKAU MAHA PENGAMPUN, ENGKAU MAHA PENGASIH, ENGKAU MAHA PENYAYANG,,, KAMI MOHON AMPUNILAH DOSA KAMI, KABULKANLAH PERMINTAAN KAMI, SAYANGILAH KAMI,,, ROBBANA ATINA FIDDUNYA HASANAH WAFIL AKHIRATI HASANATAU WAQINA AZABANNAR,,,,,, WALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN....

Monday, September 15, 2014

Galau itu mengusik kewajibanku dengan Allah...

Saat itu hatiku tenang......
    Malam yang indah hadir tak disengaja,
lewat udara isi hati tersampaikan tanpa ada kertas yang melayang,
    hatiku ditegur olehnya akan kesombonganku,
tak ku sengaja dikala waktu sapa tak tertoleh muka akan diriku,
    maafku diterima kembali,

Akankah maaf & maaf saja yang ku miliki???
            ku coba tuk cari cara akan kebahagiaan yang akan ku beri,
            pelangi pagi yang tiba di pengujung hujan seolah inisiatifku,
      di saat karunia datang akan datang pula keindahan,

kelak aku akan menjadi pelangi di hatimu,
yang kaya akan warna,
pintaku, tidurlah di atas warna-warninya pelangiku,
mimpilah yang indah
panjatkan doa kepada sang Ilahi..

                
              Tapi saat ini hatiku resah
                               hatiku bertanya-tanya akan dia
                              adakah aku di hatinya?
                             apakah aku hanya penghibur dirinya?
apakah aku hanya ada dikala ia butuh dan di saat ia senang tapi tidak ingin bersama ku???


Bodohnya diri ini dengan pilihan yang ragu,
salah benar dengan pilihanku belum aku ketahui
aku tak tahu apakah dia juga sepihak denganku ataukah tidak
aku tak tahu apakah dia baik apa tidak
yang ada dalam benakku adalah kegalauan
ya Allah beri aku petunjuk
bantu aku keluar dari ruangan hampa ini,,
tegur aku di kala aku salah,
ingatkan aku akan kewajibanku,
jangan biarkan aku lalai akan kewajibanku karna masalah kecil ini,
................................................................
......................................................
.......................................
........ Allahu Akbar
salam IKMASA..... 

Monday, August 25, 2014

Suksesmu kebahagiaanku (bahagia sang ibu)

Kapan ya anakku menjadi anak yang soleh??
 Ibu,,, Dulu anakmu ini sering berkata ahh padamu di kala ia kecil ,, mungkin itu hal yang biasa didengar oleh beberapa orang,, tapi jangan izinkan aku tuk selalu berkata seperti itu walau hanya sekali, yang aku takutkan kebiasaan yang melanjut hingga tua yang bakal mendarah daging padaku, mungkin ibu bertanya-tanya padaku mengapa hal demikian aku uraikan kepada ibu...
Ibu yang merayuku untuk masuk ke pesantren, diawal aku gak betah sama sekali, tapi karna rayuan ibu, aku turuti apa yang ibu inginkan.. Aku baru mendengar yang namanya "ahh" itu ternyata tidak boleh dikatakan kepada orang tua,, tapi dulu aku sering mengatakannya, sang ustadz berkata padaku, "yang lalu itu mungkin menjadi penyesalan bagimu karna sekarang kau telah mengetahuinya, tapi ambillah sisi positifnya dalam penyesalanmu itu, jadikan hal ini pelajaran bahwa mulai dari sekarang kau tidak akan mengatakan hal demikian dan akan mengajarkan pada siapapun"..
Ibuku yang ku cinta... Awalnya aku gak percaya bahwa engkau benar-benar sayang padaku saat itu,, karna aku ibu letakkan di tempat yang ku anggap pembuangan anak-anak bandal, aku tersinggung aku dianggap bandal, padahalkan tiap kali ibu bangunkan pagi aku selalu bangun, walaupun dibangunkan sampai setengah jam,, aku turuti perintah ibu di saat ibu menyuruhku menyapu rumah, walaupun nunggu perang dulu sama ibu,, aku ikuti perintah ibu sampai aku mau masuk ke tempat pembuangan anak-anak bandal... Ibu tau gak kalo aku di pesantren itu gak betah, gak tahan, aku rindu sama ibu, aku rindu suasana di rumah, dan aku rindu cara ibu bangunkan aku di pagi hari, di sini banguninya gak pake hati bu,, pake sapu, pake kayu, atau pake apa aja yang ada di depan mata mereka yang menjadi petugas banguni pagi. Ibu tega gak sih melihat anaknya dibanguni pake sapu??? Kalo tega berarti benar ibu itu gak sayang sama aku, atau ibu gak tega melihat aku digituin,,?? Tapi kenapa ibu masukkan aku k tempat seperti itu,,, sakit lo bu,, sakittt.... Kalo gak ibu aja deh yang sekolah di pesantren aja, biar ibu tau gimana rasanya menjadi anak yang dianggap bandal...
Di suatu malam yang indah, di tidurku yang nyenyak, dan di mimpiku yang indah, sentak ku terbangun ntah kenapa dan ternyata aku d banguni oleh teman yang hanya ku tahu wajahnya tapi aku tidak tau namanya, dia berkata padaku, " kamu mau lihat surga kecil gak di malammu ini?? Kalo mau ayo ikut aku,,!!" Aku merasa heran dan aneh dengan anak ini,, tapi ku coba tuk mengikutinya,, dia berjalan terus menuju kamar mandi, aku makin heran, " mangnya di kamar mandi ada surga kecil ya??" . " syaratnya harus wudlu dulu,," oke..... Aku ikuti apa katanya,, kemudian dia mengajakku pergi kekamarnya dan ternyata mengambil sajadah, oooo.... Aku mulai paham, ternyata dia takut wudlu malam-malam karna belum solat isya,, "kamu lom solat isya ya?" Tanyaku pada si bocah aneh, " aku mau solat tahajud.. Kamu ikut gak? Di sana ada surga kecilnya loo... Yang penting kamu gak usah banyak tanya dan hanya mengikuti perintahku saja,, oke??" . "Oke ,, aku turuti, mangnya kita mau solat dimana?? ". Si bocah aneh tadi menjawab hanya dengan isyarat telunjuk yang mengarah ke teras depan kamar.. "solatlah,, ingat!! Anggap ini adalah solat terakhirmu,, anggap kau itu hanya sendiri, tidak ada lagi yang menemanimu kecuali Allah,, anggap ibumu sudah tidak ada, anggap kamu tu gak punya apa-apa, dan solatmu ini adalah solat yang membuka hatimu tanpa disengaja, kemudian berdoalah kepada Allah.. Mintalah apapun yang kau inginkan, mintalah Allah tuk menemani hidupmu, minta Allah tuk menyayangi ibu dan bapakmu, mintalah agar kalian semuanya dipertemukan di surga nantinya.. Dan mintalah agar kau menyadari apa yang yang pikirkan selama ini adalah hal buruk yang menimpamu itu adalah salah,, dia itu bukan keburukan yang menimpamu, tapi perangsangka burukmu yang menutupi hatimu sehingga kau tak tau bahwa itu semua adalah pelajaran bagimu,, solatlah!!! Lakukan apa yang aku katakan!!!"
Aku mulai dengan takbirku yang ku anggap ini adalah takbir terakhirku,, ku mulai kusyuk dalam solatku,, aku hanyut dalam ketenangan batinku, aku, aku akhiri solatku dengan salam yang mungkin ini adalah salam terakhirku, ku lanjutkan dengan dzikir yang dulu pernah diajarkan oleh guru ngajiku, kemudian aku berdoa,, doaku bukan hanya apa saja yang dikatakan oleh bocah aneh tadi, melainkan doaku lebih panjang dari apa yang dia katakan dan dari yang biasanya aku berdoa,,, pintaku di akhir doaku ialah, aku mau ibuku besok datang karna aku ingin mengabarkan padanya bahwa pada malam ini aku melihat surga kecil dalam solat dan doaku,,, karna aku merasakan baru kali ini aku menyadari gimana aku menanggapi solatku seakan ini solat terakhirku, seperti aku akan berpisah pada temanku dan kesempatan di detik- detik terakhirku yang gak akan aku sia-siakan,, baru kali ini aku menyadari bahwa selama ini aku salah menanggapi masalah-masalah hidupku yang hanya berpikir egois tanpa memikirkan orang lain,, dan sebenarnya masih banyak lagi yang ingin aku sampaikan pada ibuku yang bakal aku habisin waktuku satu harian tuk bercerita pada ibuku,,
ku telpon ibuku dengan nada lembut dan langsung bertanya " apa kabar bu? Sehatkan? Ayah sehat juga kan?" Tak lama kami berbincang lewat telepon langsung ku pinta ibuku tuk datang ini hari juga,
Ku dengar kabar ada bus yang satu arah dari kampungku yang hanya satu bus itulah kendaraan dari kampungku menuju sekolahku, yang ku dengar dia menabrak pohon besar yang mengakibatkan bus terbakar hangus sehingga korban di dalam tak dikenal lagi,, aku menangis sejadi-jadinya, ku hempaskan kakiku, ku hempaskan badanku, ku hancurkan apa yang ada di depanku, sambil aku berteriak " mengapa ini terjadi padaku, mengapa di saat aku ingin ibuku tau bahwa aku telah berubah tapi gak akan kesampean,, apa salahku,, ampuni aku ya Allah,,, ampuni aku,,, maafkan aku ibu,, ibu, ibu,ibuuuu........"""
karna aku dalam waktu ujian aku tidak diizinkan tuk pulang sampai ujian selesai,, 2 minggu ku tunggu hingga selesai. Aku pulang,
dengan tergesa-gesa aku menaiki angkutan sodako yang mengarah ke kampungku, sesampai di rumah pintu terkunci dengan rapat seolah tidak berpenghuni, halaman rumahku kotor seakan gak pernah disapu, ku menangis lagi di depan pintu rumahku, yang mana terdengar oleh tetanggaku, kemudian dia menghampiriku, " kamu kenapa??" Tanya tetanggaku,, " ibuku,,, ibuku,,, aku mau minta maaf padanya tapi gak akan kesampean,," jawabku dalam tangisan,,, "mangnya kenapa kok gak kesampean??" Tanya tetanggaku kembali, dia kecelakaan bus 2 minggu yang lalu, aku memintanya tuk datang pada hari itu, tapi ternyata dia telah pergi jauh dan gak akan kembali,, dia menjadi korban bus ketika itu,," jawabku dengan penuh penyesalan,, " ibumu pergi ke tempat saudaramu yang sebenarnya korban bus itu, saudaramu ketika itu mau pergi ke tempat yang berdekatan dengan sekolahmu, makanya ibumu menitipkan uang dan barang pada saudaramu, tapi musibah menimpanya, maka dari itu, ibumu menitipkan rumahnya padaku karna dia mau menjenguk ahli bait dari korban tersebut, dan sudah 2 minggu juga ibumu di sana,,""
Tangisku terhenti, bahagiaku meludak laksana bom yang akan meledak. Aku langsung sujud syukur dan berdoa kepada Allah agar saudara dan penumpang bus itu diterima di sisi Allah,,
ku temukan ibuku yang sedang masak di dapur rumah saudaraku, aku teriak "assalamualaikum ibuuuu""" kemudian ibuku menoleh dan langsung menangkap pelukanku, aku menangis sejadi-jadinya,,, lalu ku ajak ibuku duduk tenang dan aku bercerita tentang semua yang aku alami, dan apa yang aku rasakan selama ini,,,
Mulai dari situlah aku mengatakan pada ibuku tuk melarangku di kala aku berkata ahh padanya,, ibuku kaget, ibuku tersentak sambil berkata,, "alhamdulillah ya Allah,,, ku teteskan air mata kebahagiaan ku tuk doaku kepadamu untuk kesuksesan anakku kelak yang bakal jadi kebahagiaanku, sukses di dunia maupun sukses di akhirat... amin ya Allah,,"""






salam saya Mustaqim Sidebang ...
sumber cerita diambil dari khayalan tingkat tinggi,, hiburan taqim hiburan